Sabtu, 18 Mei 2024
BerandaBerita NasionalPolitikDua Lembaga Survei Prancis dan Australia Ungkap Elektabilitas Anies Sangat Kompetitif

Dua Lembaga Survei Prancis dan Australia Ungkap Elektabilitas Anies Sangat Kompetitif

Seiring berjalannya waktu menuju pemilihan presiden, beberapa pihak terus berupaya merinci dan merendahkan posisi pasangan Anies Baswedan dan Muhaimin Iskandar (AMIN). Namun, hasil survei dari dua lembaga internasional yang berbeda justru menunjukkan bahwa posisi AMIN tetap sangat kompetitif dibandingkan dengan dua pasangan kandidat lainnya.

Lembaga survei internasional Ipsos Public Affair asal Prancis mengungkapkan elektabilitas AMIN dalam survei yang dilakukan pada 17-19 Oktober 2023 sebesar 28,91 persen. Meskipun terdapat perbedaan tipis, elektabilitas Anies-Muhaimin bersaing ketat dengan pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka yang mencapai 31,32 persen, dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD dengan elektabilitas 31,98 persen.

Sebelumnya, pada bulan Juli 2023, berdasarkan survei dari lembaga riset Utting Research berbasis di Australia, elektabilitas Ganjar Pranowo mencapai 34 persen, diikuti Prabowo Subianto dengan 33 persen, dan Anies Baswedan 27 persen.

Baca Juga  Elektabilitas Pasangan AMIN, Kian Meningkat, Anies Menyuarakan Kebutuhan Perubahan Masyarakat

Meski terdapat selisih angka antara ketiga pasangan calon yang masih dalam margin of error, persaingan tetap ketat, dan tren kenaikan elektabilitas AMIN terus terlihat dari waktu ke waktu. Juru Bicara Anies Baswedan, Indra Charismiadji, menyatakan bahwa hasil survei yang terus menunjukkan peningkatan menjadi penyemangat bagi tim AMIN untuk bekerja lebih keras dan cerdas dalam 100 hari ke depan menuju pemilihan presiden.

Indra menekankan bahwa kenaikan elektabilitas AMIN setara dengan pasangan calon lainnya merupakan hasil kerja keras tim AMIN, didukung oleh partai koalisi dan relawan yang berkomitmen. Meskipun berbagai pihak berusaha memanipulasi opini publik melalui survei, Indra percaya bahwa reputasi lembaga survei internasional seperti Ipsos Public Affair dari Prancis dan Utting Research dari Australia lebih kredibel dan netral, menjadikannya rujukan yang dapat dipertanggungjawabkan.

Baca Juga  Antara Optimisme dan Realitas: Anies Yakin Menang 1 Putaran, Sandiaga Prediksi Pilpres Dua Putaran

Pengamat komunikasi politik, Dr. Dhimam Abror Djuraid, menyatakan bahwa perbedaan hasil survei Ipsos Public Affair Prancis dan Utting Research Australia menunjukkan bahwa kekuatan tiga pasangan calon benar-benar seimbang. Dr. Dhimam menyoroti bahwa hasil survei ini memberikan pandangan yang berbeda dengan survei internal yang cenderung dipandang skeptis oleh sebagian masyarakat.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERBARU

spot_img