Minggu, 14 April 2024
BerandaBerita SumselKriminalKejadian Tragis di Kafe Kampung Baru: Perempuan Muda Meninggal dalam Keadaan Mencurigakan

Kejadian Tragis di Kafe Kampung Baru: Perempuan Muda Meninggal dalam Keadaan Mencurigakan

Palembang, Insiden dugaan penganiayaan yang berujung pada kematian seorang perempuan muda terjadi di Cafe Golden Star, Kampung Baru, Jalan Teratai, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame Palembang.

Putri Indriani (21), penduduk Jalan Naskah 2, Lorong Rambutan, Kelurahan Sukarame, Kecamatan Sukarame Palembang, diduga tewas setelah mengalami penganiayaan oleh teman prianya, Jeri Panggi (30), yang beralamat di Jalan Tanjung Barangan, Kelurahan Bukit Baru, Kecamatan Ilir Barat I Palembang.

Saat ini, Jeri telah diamankan oleh pihak kepolisian dan tengah menjalani pemeriksaan di Polrestabes Palembang.

Berdasarkan informasi yang diperoleh, peristiwa ini dimulai ketika Putri dan Jeri pergi ke Cafe Golden Star pada Sabtu (11/11/2023) sekitar pukul 11.30 WIB. Pada Minggu (12/11/2023) dinihari sekitar pukul 04.00 WIB, Putri mengalami kelelahan dan kehilangan kesadaran.

Melihat kondisi Putri, Jeri segera membawanya ke Rumah Sakit Myria. Namun, setibanya di rumah sakit, Putri dinyatakan telah meninggal dunia.

“Benar sekali, memang ada dugaan terjadi peristiwa penganiayaan yang mengakibatkan seorang perempuan meninggal dunia,” ungkap Kapolrestabes Palembang, AKBP Haris Dinzah, melalui Kasat Reskrim.

Anggota unit Identifikasi bersama piket Reskrim dan Polsek Sukarame telah melakukan olah TKP dan mengambil keterangan saksi-saksi.

“Ibunya korban, Fauziah (41), ketika dijumpai di RS Bhayangkara Polda Sumsel, menyampaikan bahwa keluarga mengetahui anaknya sudah berada di rumah sakit.”

“Informasi dari Jeri menyebutkan bahwa anak saya tidak sadar karena overdosis, setelah minum bir, anggur merah, ditambah ekstasi setengah butir,” ujar Fauziah.

Namun, Fauziah menambahkan bahwa ada keraguan terkait kematian anaknya karena ditemukan luka lebam di leher dan dahi sebelah kanan.

“Kami meragukan kematiannya, jadi kami minta otopsi. Kami juga curiga pada Jeri, karena ada yang mengirimkan uang Rp1,5 juta dengan menggedor pintu rumah, tapi orangnya tidak ada,” ungkapnya.

Artikel Terkait

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

spot_img

TERBARU

spot_img